MY TRIP TO PANGANDARAN BEACH
COVID19 ...Ini adalah kata pembuka yang tepat pada tulisan pertamaku di blog pribadiku. Terkunci di rumah selama berbulan-bulan karena keluarga gue begitu khawatir terhadap si teteteh virus corona benar-benar membuat gue stress tingkat dewa. Kaki , ransel , atm { hahahahaha ) terasa gatal ingin segera kabur dari rumah.
Terinpirasi dari RASA GATEL inilah terbersit keinginan sharing setiap trip yang saya lakukan dan akhirnya lahirlah hari ini blog yang bernama RANSELGATEL.
Tujuanku membuat blog ini karena gue ingin ajak para anak muda maupun mamah muda jangan pernah takut traveling sendiri.Traveling itu benar-benar memberi kita education yang bermanfaat daripada nongkrong di mall sih menurut gue (semoga sependapat dengan pembaca dan gue ngga didemo para pemilik mall. Hahahahahah ).Sebenenarnya ini bukan pertama kali gue melakukan solo traveling sih,guys .Sebelum virus corona datang menyerang planet bumi kita bak si Thanos lagi ngamuk acak- acak planet bumi,gue sempet explored Gili Trawangan sendiri (last holiday before teteh corona holiday in our planet)
Dorongan rasa bosan dan depresi karena STAYING HOME sejak bulan Maret 2020 kemaren,gue nekad kabur dari rumah.Sebenernya ingin ke gunung Papandayan tapi berhubung ini bulan November ada rasa khawatir karena ini benar-benar solo trip maka akhirnya gue putuskan ke pantai Pangandaran yang konon para travelers bilang Pangandaran adalah Hawaii-nya Indonesia.
Jadilah gue browsing tiket travel agent dan begitu mudah menemukan jasa travel ke Pangandaran.Dan setelah sedikit cerewet nanya ini itu kepada penjaga loket gue pun booking tiket Bandung Pangandaran seharga Rp 150.000 dengan menggunakan mobil Avanza karena penumpang hanya tiga orang ( jangan takut,guys jika penumpang banyak mereka akan menggunakan angkutan jenis elf Hiace) dan dijamin loe semua aman dan diantar sampai tujuan homestay atau hotel dimana kalian akan nginep.
Karena gue ingin kejer sunrise akhirnya gue pilih jadwal yang jam 22.00 WIB dengan target jam
05.00 pagi akan tiba di tujuan.
Dan bener banget tepat pukul 5.15 mobil yang gue tumpangin tiba di pantai Pangandaran.Drivernya baik banget dan gue diantar ke Pantai Timur tempat menikmati sunrise.
Sekedar informasi buat kalian yang belum pernah kesana dan ingin kesana, ada dua pantai yang ada di lokasi andalan pantai Pangandaran.Pantai Timur untuk menikmati sunrise dan Pantai Barat untuk menikmati sunset.
Jadilah gue turun di Panta Timur,but... I am unlucky...(sedih gue 😭😭😭 ) matahari mendung. Sicantik sunrise enggan menunjukkan keindahannya. Maka gue coba bersabar sambil menikmati sepotong surabi pakai sambal dan bala-bala ditemani teh manis panas. Berdoa semoga sicantik sunrise segera keluar dari istananya.Hingga waktu menunjukkan jam tangan gue 6.30 sang sunrise enggan keluar.
Ok...doesnt matter, gue pikir bakal ada sunset kok.Gue pilih jalan kaki menyusuri pedesaan Pangandaran dengan berjalan kaki menuju pantai barat dimana gue akan nginep. Seru juga berjalan keluar masuk gang desa karena kita bisa menyaksikan kehidupan desa yang adem,tenang dan damai yang tidak akan aku temuin di Jakarta kota gue tinggal . Oh ya...kalau kalian malas jalan kaki di pangandaran bisa rental motor seharga Rp 75.000- Rp 100.000 atau sekarang ada Grabike dan Grabcar juga lo ( silakan pilih).
Kesan gue kota kecil Pangandaran cukup bersih lohhh.... hanya pantainya saja sedikit kotor karena ulah para turis lokal yang tidak bertanggungjawab.
Homestay disana cukup banyak seperti jamur di musim hujan.Dan gue pilih homestay CAHAYA by Oyo dengan harga cukup bersahabat dikantong Rp 175.000 dengan fasiliatas Ac dan air hangat . Tempatnya cukup bersih dan penjaganya sangat ramah ,tenang dan 3 menit jalan kaki kamu sudah bisa lihat pantai barat.
Tapi gue ngga bisa share banyak di trip ini karena hari pertama gue sampai terasa lelah ( ngga bisa tidur sepanjang perjalanan dari kota Bandung sampai Pangandaran ) dan besoknya hujan lebat mengguyur kota Pangandaran sehingga tidak cukup banyak waktu untuk explore spot-spot yang ada disana mengingat jam 13,00 travel akan menjemput untuk kembali ke Bandung.
Next trip semoga cuaca mendukung ya,guys jadi bisa share pengalaman seru dan photo photo yang cantik.
Diakhir tulisan pertama gue, gue ingin pesan kepada semua anak bangsa yang bangsa tulisan ini ayo kita JAGA KEBERSIHAN DAN BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA, SAYANGI BUIMI KITA DEMI ANAK CUCU KITA NANTI.
See you the next trip.....
Bandung in 💓


Komentar
Posting Komentar